Tags

, ,

Title : Late Birthday!

Author : KimRae

Genre : Romance (~-_-)~

Cast : Kyuhyun(SJ)/ Raena(OC)

Nah, ini dia bagian yang -lumayan- senengnya, hihi ><
Akhirnya, otak saya paksakan untuk bekerja lebiiiih seneng(?) soalnya ini hari seneng buat Kyun :3
Kalo mau jujur, saya nggak terlalu semangat ngerayain ultah artis, apalagi artis macem dia *dipukulin* nggak ih canda doang ><
Semoga ceritanya menariiik~~

Enjoy!

Hope you’ll like it! ^^

* * * * *

From : YeoboMing
Aku mulai tidak percaya dengan kata-kata Kyuhyun
Dia bilang kau ini cepat bangun
Ya! Aku telepon berkali-kali kau!
Cepat ke sini! Kyuhyun akan mencekikmu jika kau tidak datang sekarang!

“Aa! Jam! Jam!” Raena cepat-cepat bangun dari tidurnya setelah membaca SMS terakhir yang Sungmin kirimkan. Ada sekitar 50 panggilan tidak terjawab, ditambah dengan 25 SMS yang Raena lewatkan ketika tidur terlalu pulas tadi.

“Sebentar, tiketku jam 10 siang, dan ini jam… A!” Raena mengacak rambutnya frustasi. Sudah pukul tujuh malam dan artinya itu dia tertinggal pesawat.

“Kenapa aku bisa tidur seperti sapi?! Aiiiih, bagaimana ini~?” Raena segera bangkit dari kasurnya dan mengeluarkan tas jinjing berukuran sedang. Dia membuka lemari pakaiannya dan memasukkan bajunya secara sembarangan. Tidak ada waktu lagi, pikirnya.

“Aku bahkan tidak punya rencana kejutan!” Raena terus menggerutu, menyalahi dirinya sendiri sambil menghubungi tempat biasa dia membeli tiket pesawat -lagi- tentunya dengan harga yang lebih mahal dari tiket yang sudah dia pesan jauh-jauh hari.

Bukan tanpa alasan dia tidak mengucapkan lebih awal. Terlalu banyak yang akan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kyuhyun pada malam hari tepat tanggal 3 dimulai, dan Raena tidak mau kalau ucapannya tidak diingat. Sengaja, dia memilih untuk menjadi yang terakhir mengucapkan.

Tapi siapa yang tahu, kalau terlambat itu artinya akan benar-benar terlambat?

From : BigZid
Aku pulang. Tidak jadi ke Taiwan kan?

“Ah, pasti dia marah menunggu lama.” tanpa membuang waktu lagi, Raena keluar dari apartemennya dan memanggil taksi menuju bandara.

“Aku harap Zidane mau menjemputku lagi.”

********

Perjalanan kurang lebih tiga jam yang Raena habiskan di pesawat dan berhasil sampai di Taiwan tidak membuatnya tenang begitu saja. Pukul delapan malam dia berangkat dari Seoul dan sampai di Taiwan pukul 10 malam. Raena rasa Super Show sudah selesai dan mereka sudah istirahat.

“Zid~ sorry~”

“Ng.”

“Ziiiiiidd~”

“Okay, okay. Just be quite, please. Oh, An~ you know, waiting like a frog is a bad feeling ever! Don’t do that again!”

“Araseo~”

“Ara–what?”

“Aniyoo~” Zidane menatap Raena gemas, kalau saja dia tidak ingat dia sedang menyetir mungkin Raena dicubitinya sampai memohon ampun.

Raena mengambil ponselnya, memilih untuk menghubungi Sungmin agar dia dapat masuk kamar mereka dengan mudah untuk memberi Kyuhyun kejutan.

To : YeoboMing
Aku sudah sampai, nanti aku hubungi lagi kalau aku sudah di tempat kalian
Yeobo jangan maraaah~~

********

“Jadi… ini yang kau bilang kejutan? Seperti ini saja?” Sungmin menatap Raena dari atas sampai bawah saat Raena sampai di hotel tempat mereka menginap. Raena hanya meringis saat apa yang Sungmin harapkan tidak ada sama sekali.

“Tidak ada kue untuknya?”

“Ng… tidak.”

“Hadiah?”

“Ehehe… tidak.” Raena menggaruk kepalanya asal. Merasa tidak enak dengan Sungmin yang sudah mau membantunya untuk bisa sampai di Taiwan dan menyewakan satu kamar hotel untuknya di sana.

“Ya sudahlah, ayo.” Sungmin menarik Raena agar segera memasuki lift. Raena menutupi kepalanya, sama seperti yang Sungmin lakukan agar tidak terlalu mencolok.

Raena beberapa kali melirik Sungmin, berharap bisa mendapatkan ide kejutan seperti apa yang akan dia berikan untuk Kyuhyun nantinya.

“Oppa, aku tidak tahu harus memberinya apa. Ada ide?”

“Ide? Aku juga tidak tahu. Tapi, setidaknya kau datang.” Sungmin mengacak rambut Raena dengan sayang. Sudah lama dia tidak melihat adik kesayangannya ini, sama seperti Kyuhyun yang juga semakin sulit untuk bertemu dengan Raena. Rangkaian Super Show mereka akan segera dimulai.

Ting!

“Nah, dia ada di kamar itu. Terserah kejutannya mau apa, yang jelas sudah tidak ada orang di kamar itu.” Raena mengangguk paham. Sungmin membawa barang-barang Raena ke kamar yang sudah dia pesankan untuk gadis itu.

“Oppa tunggu! Apa dia sedang tidur?”

“Aku rasa iya. Sudahlah, sana.”

“Mengerikan.” gumam Raena. Dia rasa akan ada yang terbalik setelah ini.

***Raena’s pov***

Aku membuka pintu hotel itu perlahan. Kamar ini sudah gelap dan aku rasa benar kata Sungmin oppa, dia sudah tidur. Aku mengendap-endap seperti perampok, menjinjitkan kakiku saat berjalan dan itu cukup membuat kaki kiriku sakit lagi. Apa boleh buat, agar dia tidak terbangun.

Ini dia. Tidur seperti tidak akan bangun lagi saking nyenyaknya. Haah, mereka pasti habis melakukan pesta dan merayakan ulang tahunnya. Aku memerhatikan kamarnya sebentar, berantakan dan ada bekas kue sedikit di mejanya. Tuh, kan, aku terlambat.

Pukul 12 kurang, apa yang harus aku lakukan sekarang? Melihatnya tidur seperti ini saja? Atau membangunkannya lalu menyanyikan lagu selamat ulang tahun? Tanpa kue dan hadiah? Pacar macam apa aku ini?

Aku mengambil selimut yang ada di kasur sebelah Kyuhyun, menyelimuti diriku sendiri sampai seperti orang kutub. Hei, mungkin ini bisa jadi kejutan, hehe.

“Hei.” Aku menyentuh pipinya dengan telunjuk beberapa kali. Aku tahu cara ini akan tidak sangat ampuh untuk membangunkan Kyuhyun. Aku sudah terlalu biasa membangunkannya dengan cara menggigit hidungnya, tapi kali ini tidak akan aku lakukan.

“Kyuhyu–A! Aduh! Aduh! Ampun! Jangan kelitiki aku!”

“Kau kemana saja, hah?!” Sial. Ternyata dia sudah bangun daritadi. Bagaimana bisa aku tertipu!

Aku sibuk menghindari tangannya yang mengincar bagian perutku daritadi. Kyuhyun, dengan mata yang sedikit sembab karena tidur itu tidak menyerah sampai aku menutupi kepalanya dengan selimut. Kalau tidak begitu, nanti aku kalah.

“Dengar dulu~”

“Dengar apa? Aku tidak mau.” Sifat kekanakannya muncul lagi. Dia menutupi telinganya dengan kedua tangan dan menolak saat aku ingin menyingkirkan kedua tangan itu dari telinganya.

“Happy birthday~”

“Apa? Aku tidak dengar.”

“Kyun-aah~”

“Tanpa hadiah, tanpa kejutan, dan terlambat. Jam berapa sekarang? Ah, sudah tanggal empat ternyata.”

Aku diam saja, aku memang salah di sini. Seharusnya aku datang tadi pagi dan bisa memberinya kejutan lebih awal. Tidak seperti ini, penampilan kusut, tidak ada hadiah dan tidak ada yang spesial sama sekali yang aku siapkan untuknya.

“Maaf~ aku memang payah. Kau berhak memarahiku, atau menghukumku. Aku terlambat sekali, iya kan?”

“Rae-ya.” Aku mendongakkan kepalaku. Melihatnya dengan mata mengantuk itu semakin membuatku merasa bersalah. Aku datang di saat dia harus istirahat. Raena bodoh.

Dia tersenyum, meraih pipiku dan mengusap kedua mataku dengan jempolnya.

“Jangan menangis~”

“Aniyo~ Aku tidak menangis, hanya sedih.”

“Peluk? Sebagai pengganti hadiah, hehe.” Aku meringsek masuk ke dalam pelukannya. Dia mengusap-usap punggungku pelan sambil menyanyikan lagu ulang tahun.

“Aku mau hadiah, boleh?”

“Apa?”

“Kau tidur di sini, memelukku, sambil menyanyikan lagu Tiga Beruang sebanyak sepuluh kali, bagaimana?” Aku mengangguk. Tidak ada pikiran untuk membantahnya karena rasa bersalahku, lagi pula permintaannya tidak terlalu sulit.

“Tidurlah.”

“Ng.”

Aku mulai bernyanyi pelan. Ng… harus aku katakan, bernyanyi di hadapan banyak orang mungkin lebih baik dibanding bertatapan mata langsung dengan orang yang kau nyanyikan. Kyuhyun belum memejamkan matanya, apa dia tidak mengantuk?

“Rae-ya.”

“Kenapa belum tidur?”

“Hei.”

“Apa? Tidurlaah~” Aku mengusap kedua matanya, hal biasa yang aku lakukan jika dia tidak kunjung tidur di sebelahku. Kami memang sering tidur berdua, tapi jangan salah paham. Hanya tidur, tidak lebih.

“Aku mau hadiah lagi.”

“He? Apa?”

“Hadiah yang paling aku inginkan adalah kau menjadi istriku, hehe.”

Kyuhyun mencium keningku singkat dan langsung menutup matanya. Sebentar, dia bilang apa?

“Selamat ulang tahun untukku, Cho Raena.”

Aku menutup mukaku dengan bantal yang ada. Hei, dia melamarku lagi?

“Walau terlambat, selamat ulang tahun, Cho Kyuhyun.”

* * * * *

Demi apapun ini maksa banget T^T
maaf kalo ada typo, dan maaf kenapa ini dipublish *eh *salah
ini pasti kecepetan deh yah =_=a
Mohon kritik dan saran ^^

terima kasiiih πŸ™‚

Advertisements