word count : 148w

hari terakhir, ke-15… yaaaah 😦

tapi ya, tulisanku kok makin geje =__= sesuai sama orangnya kali yah .__.

Enjoy! ^^

* * * * *

Sah itu, saat kamu genggam tanganku dengan erat. Seakan-akan tidak akan dilepas lagi.

Sah itu, saat kamu memelukku di depan banyak orang tanpa takut digosipkan yang macam-macam. Bahkan terkadang kita membuat iri mereka karena kemesraan kita.

Sah itu, saat kamu bilang sayang dan cinta hanya padaku. Di depan banyak orang-orang yang memimpikan bisa bersamamu.

Sah itu, saat kamu menyematkan cincin di jari manisku. Aku bahkan tidak peduli mau terbuat dari apa dan berapa harga cincin yang kau berikan padaku. Paling penting itu adalah fakta bahwa kau yang memberikannya untukku.

Sah itu, saat kita… ehm kau tahu.

Sah itu… ya kalau yang aku pikirkan daritadi itu nyata.

“Ni! Matiin laptop gih, ngayal terus deh!”

Dengan terpaksa aku meng-close video yang daritadi aku putar. Menampilkan sosok sempurna laki-laki yang sangat diharapkan banyak penggemarnya agar jatuh cinta dengan mereka. Susah ya, suka sama artis, susah dimiliki, jadi ya susah juga dibuat sah.

Advertisements