word count : 155w

Hari-4 #15HariNgeblogFF ๐Ÿ™‚

* * * * *

โ€œPokoknya kamu! Kamu!โ€ aku menghela nafas panjang. Harus dijelaskan berapa kali lagi agar gadis di hadapanku ini mengerti kalau aku tidak bisa?

โ€œTapiโ€”โ€œ

โ€œAku mohooonโ€ฆโ€ aku melirik ke arah orang-orang yang sudah memerhatikan kami daritadi. Semakin lama semakin banyak, mungkin mereka sedang sibuk menebak-nebak apa yang kami ributkan. Ada beberapa juga yang berbisik-bisik sambil melihat kami. Aduh, bagaimana ini?

โ€œRena, tolong, aku nggak bisa. Masih banyak yang lain, banyak yang mau. Aku beneran nggak bisa!โ€ Rena memasang tampang seperti ingin menangis. Sebagai laki-laki, aku tentu saja tidak tega dong melihat pacaraku menangis?

โ€œRena, tolong, pasti ada yang mau kok.โ€

โ€œAku maunya kamu, titik! Nggak pakai koma!โ€

Sekali lagi, aku harus menghela nafas panjang. Mengalah dan akhirnya menurut untuk mengambilkannya rok mini yang berada di etalase toko paling atas. Padahal jelas-jelas badanku tidak terlalu tinggi โ€“bukan pendek- dan sangat banyak pelayannya di sini, kenapa harus aku?!

โ€œNih.โ€

โ€œIih, makasih sayang, hehehe.โ€

Sabar. Namanya juga wanita.

* * * * *

Advertisements