word count : 192w 

Hari-3 #15HariNgeblogFF, haaah sederhana banget, hihi ><

* * * * *

“Is, jerawat ini kenapa tidak hilang-hilang sih?!” dia menggerutu sambil memerhatikan wajahnya dari kaca. Memencet-mencet jerawat kecil yang ada di pipi sebelah kirinya.

“Hei.” Aku menegurnya.

“Apa?! Sebentar!” dan yang aku dapat bentakan. Dia berbalik lagi menghadap kaca dan kembali merutuki jerawat kecil itu.

Aku hanya duduk memandanginya dari belakang. Kami ingin jalan-jalan, dan aku sedang menunggu di kamarnya. Sudah berapa jam aku melihatnya berdandan dan mengurusi jerawat?

“Hei.” Aku menegurnya lagi.

“Sebentaaar lagi. Ya? Ya? Ya?” wajahnya memelas minta tunggu.

Sekali lagi, aku memerhatikan sosoknya dari belakang. Aku harus segera mengatakannya.

“Rena.” Aku memanggil namanya, dia menoleh, masih dengan wajah yang kesal karena jerawat yang dia inginkan pergi tidak kunjung pecah.

“Masih dandan?” dia mengangguk, wajahnya masih cemberut karena belum berhasil menghilangkan jerawat itu.

“Sudah cukup kok. Ayo, pergi sekarang saja.” Dia menggeleng kuat. Aku berpikir keras agar dia mau berdiri dari hadapan meja riasnya itu dan segera pergi jalan-jalan bersamaku.

“Apa harus aku nyanyikan lagu Just The Way You Are dulu baru kau mau pergi?”

“Heh?”

“Sudah manis. Kamu manis, kataku.” Wajahnya tersipu. Manis.

“Kalau begitu, ayo pergi!” dengan senyum sumringah, dia langsung bergelayutan di lenganku dengan manja.

Haah, wanita.

Advertisements