Tags

,

cuma sekedar drabble geje.. tapi dari lubuk hati yang terdalam #eciee

Enjoy!

Hope you’ll like it! πŸ™‚

@Raena’s Apartement

*10pm

Seperti malam-malam yang selalu dilaluinya, Raena duduk di sofa ruang tengahnya hanya untuk menatap laptop kesayangannya. Sekedar untuk mengingat-ingat tulisan-tulisan Jepang yang baru-baru ini dilupakannya, untuk kepentingan pekerjaan sampingan barunya.

Pintu apartemennya terbuka. Raena tidak ketakutan, hanya ada dua orang yang mengetahui ‘kunci’ apartemennya, Chaekyo dan Kyuhyun. Sepertinya pilihan kedua lebih meyakinkan, tapi ada apa?

“Kyu?” Raena menghampiri Kyuhyun yang baru saja selesai mengunci kembali pintu. Kyuhyun langsung merentangkan tangannya, memberi isyarat agar gadis yang ada di hadapannya itu memberinya satu pelukan, dan seperti yang diharapkannya, Raena memeluk tubuh laki-laki yang lumayan kurus itu dengan erat.

“Ada apa?” Raena merasakan ada sesuatu yang aneh dengan Kyuhyun. Pelukan Kyuhyun sangat erat. Kyuhyun seperti tidak akan pernah melepas tubuhnya begitu saja, sama seperti Kyuhyun yang ‘menenggelamkan’ wajahnya di sekitar leher Raena yang tertutupi oleh rambut panjangnya, cukup untuk membuat Raena merinding.

Raena mengajak Kyuhyun untuk duduk di sofanya tadi, lalu membuatkan Kyuhyun minuman hangat. Wajah Kyuhyun malam itu terlihat.. lesu. Raena tidak tahu apa penyebabnya, tapi yang jelas dia harus bisa menjadi sandaran untuk Kyuhyun malam ini.

“Bagaimana? Sudah lebih baik?” Kyuhyun tidak menjawab, hanya mengangguk pelan. Kyuhyun menyandarkan kepalanya di bahu Raena yang duduk di samping kanannya, sesekali memainkan jari-jari Raena dengan jari-jarinya. Mereka berdua bersandar di sofa empuk itu.

“Baby~” Raena tersenyum mendengar suara itu memanggilnya. Panggilan yang sudah lama tidak didengarnya dari mulut Kyuhyun karena.. salah paham sepihak.

“Apa?”

“Boleh aku istirahat di sini? Di sofa ini dan seperti ini?” Suara Kyuhyun terdengar pelan, dan Raena tidak akan menolak permintaan itu, walaupun dipikirannya Kyuhyun lebih baik tidur di dorm mereka atau di kasurnya.

“Kenapa kau ingin di sini? Ada apa di dorm kalian?” Kyuhyun memejamkan matanya, mungkin mulai mengantuk. Kyuhyun tidak henti-hentinya memainkan jari-jari Raena, sesekali menggenggamnya erat, mungkin mengasyikkan baginya bisa sedekat ini dengan gadis yang sudah lama jauh darinya.

“Dorm baik-baik saja, tidak ada apa-apa..”

“Lalu?” Kyuhyun tersenyum samar masih dengan matanya yang terpejam. Tangan kanannya yang tadi memainkan jari-jari Raena sudah berpindah menjadi sebuah pelukan di pinggang Raena.

“Hanya saja.. tidak ada kau di sana..”

“Alasan yang pintar,” Raena hanya tertawa kecil, tidak tahu harus mengatakan apa lagi. Pelukan Kyuhyun semakin mengendur, mungkin laki-laki itu sudah tidak tahan untuk tidak tidur.

“Istirahatlah,”

“Ng..” Kyuhyun melepaskan pelukannya, kembali berkutat dengan jari-jari Raena.

Raena ikut menyandarkan kepalanya di atas kepala Kyuhyun. Belum ingin tidur.

“sueobsi neomeojyeo biteuldaedo
(Even if I fell down and stumbled)

naneun ireohgeseo itjana
(Here I am standing right here)

nae mam hanabbuninde
(You’re the only one in my heart)

himdeul ddaemyeon niga ireohge himi dwaejulrae
(Whenever it feels hard for you, I will be your strength like this)

neoreul hyanghae yeongwonhi
(Towards you, forever)

ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae
(I’ll swallow my sorrows in this wound)

miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge
(I will show you a smile on my face)

ijeneun apeuji ana
(I won’t get hurt from now on)

eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
(I’ll always hold on to this dream I want to fulfill with you)

galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge…”
(When I couldn’t go on anymore, I’ll call you from beyond)

Sepenggal bagian akhir lagu ‘Hope is A Dream That Never Sleep’ yang pernah dinyanyikan oleh Kyuhyun dinyanyikan pelan oleh Raena. Belum berakhir, lagu itu belum berakhir. Masih ada satu bait lagi yang belum Raena nyanyikan untuk mengantar Kyuhyun ke alam mimpi.

Saat merasakan tangan Kyuhyun tidak lagi memainkan jari-jarinya. Raena mengecup kening Kyuhyun singkat, lalu melanjutkan nyanyiannya.

“nae maeum dahae saranghaneun neoreul”
(I love you with all my heart)

“Selamat tidur, boo~”

Istirahatlah sejenak. Besok pagi, lanjutkan kegiatanmu dengan semangat dan senyum tulusmu. Semangat, boo~ ^^

FIN

haaaaaaah .__.

ini ff udah lama banget di otak, baru kesampean bikinnya sekarang. ide buat ff ini berasal dari foto teaser Kyu, bukan yang keliatan ketek itu tapi, ada yang satu lagi, dan mukanya itu keliatan capek banget… apa perasaan aja ya? perasaan aja deh kayaknya, jangan sampe dia kecape’an deh -__-

ini harusnya publish ntar malem, berhubung si author *nunjuk diri sendiri* takut nggak bisa buka laptop dan ngepublish-nya, jadilah jam-jam segini aye publish .__.

mohon maaf kalo geje, maksa dan sebagainya ><

kritik dan saran selalu diterima di kotak(?) komen πŸ˜€

terima kasiiih :3

Advertisements