Tags

,

To : MHOM
belum tidur boo?

From : MHOM
kau sudah tiga kali menanyakan ini
ini baru jam 8 malam baby~Β 

To : MHOM
ah, mian.. hhe πŸ˜›

From : MHOM
ada apa denganmu?
tidak konsentrasi gara-gara gugup SMS’an denganku ya?
hhehe πŸ˜€

To : MHOM
nein..
aku sedang menonton MV di laptopku..

From : MHOM
‘nein’? apa itu?
MV siapa? kami kan belum mengeluarkan MV baru

Β To : MHOM
‘nein’ itu artinya ‘tidak’
siapa bilang MV SJ oppadeul?

From : MHOM
oo.. aku kira apa πŸ˜›
jadi? MV siapa?

To : MHOM
‘nein’ itu artinya ‘tidak’
siapa bilang MV SJ oppadeul?

From : MHOM
kau sudah mengirim yang itu tadi baby~ -__-
aku telepon ya πŸ™‚

To : MHOM
mianhae..
habisnya tampan sekali sih..
aigooo matanyaaa ><
senyumnya juga… aaaaa aku sukaaa! >///<
kenapa ada namja seperti itu didunia ini?

Setelah mengirimkan SMS -curahan hati- itu, Raena kembali berkonsentrasi pada layar Mac-nya yang menampilkan Music VideoΒ dari sebuah boybandΒ Seoul yang terkenal, Big Bang. Mungkin jika Macbook-nya itu bisa berbicara, dia pasti mengomel tiada henti karena bosan harus menampilkan video yang itu itu saja dari kemarin malam. Mungkin karena Macbook-nya itu adalah ELF <– absurd

“Haus juga ya~, istirahat dulu saja..” Raena bangkit dari sofa ruang tengahnya, masih dengan pikiran-pikirannya akan seseorang yang baru saja membuatnya terpesona. Ya, seseorang dalam sebuah MV dan juga yang sering dia lihat di restorannya. Sekarang dia menyesal kenapa sering merasa ketakutan saat melihat orang itu kalau di restoran, seharusnya dia langsung minta tanda tangan saja.

Segelas air putih sudah berada di tangannya sekarang. Raena hendak kembali ke sofanya dan meneruskan ‘hobi’ barunya. Ya.. kalau saja…

BRAK!

“KIM RAENA!” Ya kalau saja namja kesayangannya tidak datang, hhaha πŸ˜€

“YA! Turunkan aku!!” Raena meronta ketika Kyuhyun membopongnya ala penculik dan mencubiti kakinya, sialnya Raena hari ini hanya memakai celana pendek ala rumahan πŸ˜›

Gelas yang dia pegang tadi terlepas dan alhasil pecah berkeping-keping. Kyuhyun tidak memerdulikan itu dan langsung membawa Raena ke kamarnya. Emosi he?

“Aw..” Raena mengusap kepalanya yang terbentur sandaran ranjangnya gara-gara dihempaskan begitu saja oleh Kyuhyun. Raena bingung, ada apa dengan namja itu malam-malam. Belum sempat dia mengatakan apa yang ada dipikirannya, Raena sudah dikejutkan lagi dengan tindakan ‘gila’ Kyuhyun yang lain. Dengan seenaknya saja Kyuhyun menindih tubuhnya yang masih terbaring di atas ranjang. Tenang saja, Kyuhyun menciptakan jarak dengan menjadikan tangannya sebagai penopang tubuhnya, sekaligus sebagai ‘kunci’ agar Raena tidak pergi kemana-mana. kyuhyun mesum

“Ya! Kau ini kenapa?!” Raena yang bingung -dan tentu saja merasa terganggu untuk melanjutkan kegiatannya- akan kedatangan Kyuhyun yang tiba-tiba dan frontal ini mencari celah untuk bisa keluar dari posisi yang berbahaya itu. Mau didetakkan dimana jantungnya kalau posisi mereka terus seperti itu?

“Nugu?!” Raena yang mendengar pertanyaan Kyuhyun itu keheranan. Siapa yang dimaksud siapa? -__-”

“Siapa?” Raena mengulang pertanyaan Kyuhyun yang dibalas helaan nafas panjang Kyuhyun.

“Namja itu!”

‘Sabar Raena.. sabar.. tenang.. dia ini namja-mu.. ingat, dia ini namja-mu.. ingat juga kalau kau mencintainya Raena.. tenangkan dirimu..’ pikir Raena.

“Maksudmu siapa Captain Cho?” dengan nada biasa Raena mengucapkannya. Dia tidak mau ikut-ikutan emosi tidak jelas seperti laki-laki di atasnya ini. Akan buruk hasilnya.

Dengan mudah Kyuhyun merogoh saku celananya dan mengeluarkan handphone miliknya. Mengutak-atik sejenak dan langsung menunjukkannya kepada Raena. Kyuhyun menunjukkan SMS Raena yang membuatnya berada di apartemen Raena.

“Oh ini.. ahahhaha-mmph!” tawa Raena terhenti, kau tahu sendiri apa penyebabnya XD

“Ya! Kenapa menciumku?! Kau kan sedang marah?!” Raena mendorong tubuh Kyuhyun agar cepat menyingkir dari atasnya. Tapi saat melihat wajah Kyuhyun yang menurutnya kelihatan sedih itu, Raena menghentikan kegiatannya. Ia mengusap pipi Kyuhyun pelan. Kyuhyun akhirnya menyingkir dari atas tubuh Raena dan memilih berbaring disampingnya.

“Kau.. menyukai namja lain ya?” Raena hanya tersenyum mendengar itu dari Kyuhyun. Tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun, dia malah beranjak dari ranjangnya dan menuju sofa tempat dia menonton MV dengan tenang, tadinya. Kyuhyun yang pertanyaannya tidak dijawab hanya mengekori Raena menuju sofanya. Masih kesal karena Raena mulai menyukai namja lain.

“GD and TOP, Baby Good Night, aku menonton ini..” Raena mulai memutarkan kembali MV yang sudah tidak terhitung berapa kali diputarnya itu. Kyuhyun yang duduk di samping Raena hanya memandang sebal ke arah Macbook milik kekasihnya itu. Kalau dia tidak mengingat harganya, mungkin Macbook itu sudah menjadi keset kaki o.O”

“Wuaaa matanyaa… Boo~ lihat itu..” Raena menarik-narik lengan baju Kyuhyun manja, seakan-akan tidak apa-apa bertingkah seperti itu ketika melihat -atau menonton- namja lain di depan namja -evil-nya sendiri.

Beberapa menit berlalu, video itu terus berganti tapi tetap menampilkan Big Bang sebagai objeknya. Setiap kali namja yang dimaksud Raena muncul, Raena mengeratkan pelukannya di lengan kiri Kyuhyun sambil tidak henti-hentinya mengucapkan kata “Aigoo senyumnya..” atau “His smirk! Jinja~”. Mungkin karena suhu tubuhnya yang lumayan dingin itu, Raena tidak bisa merasakan aura panas -bahkan membunuh- pada tubuh orang yang lengannya dia peluk saat ini XD

“Sudah cukup.. jangan lihat lagi..” Kyuhyun menutupi mata Raena dengan tangan kanannya. Raena hanya tertawa kecil menerima tingkah Kyuhyun itu.

“Araseo.. lepaskan dulu tanganmu, aku ingin mematikan laptop ini dulu..” dengan cepat Kyuhyun melepaskan tangannya dan Raena mematikan laptopnya langsung. Raena menatap Kyuhyun geli, mengingat tingkah Kyuhyun yang menurutnya seperti anak kecil.

“Sekarang.. ada apa, Cho Kyuhyun-ku?” mendengar ada embel-embel ‘-ku’ dibelakang namanya, emosi Kyuhyun sedikit mereda tssaaah. Raena menyandarkan kepalanya di pundak Kyuhyun dan memilih untuk menyalakan televisi untuk memecah keheningan, walaupun dengan volume yang sangat rendah. Keduanya menatap televisi, sambil menunggu jawaban Kyuhyun tentunya.

“Kau menyukai namja lain?”

“Tidak..”

“Lalu tadi itu?”

“Memangnya ada apa dengan menonton MV?”

“Kau tidak berhenti memuji Seunghyun hyung, Kim Raena..”

“Seung oppa? Dia memang menarik..”

“Kau bahkan punya panggilan khusus..” Kali ini Kyuhyun menatap Raena yang ternyata sudah daritadi menatapnya geli. Raena memeluk lengan Kyuhyun lagi setelah mematikan(?) televisinya.

“Seorang fans biasa kan punya panggilan khusus untuk idolanya?”

“Tapi kau menyukainya,”

“Aku memang menyukainya..” kata-kata Raena itu berhasil membuat Kyuhyun menatap Raena dengan tatapan ‘evil’nya. Kyuhyun berniat untuk pulang, tapi Raena menahannya dan..

Chu~

“Aku kan mencintaimu~” dengan nada manja yang dibuat-buat, Raena berhasil membuat Kyuhyun diam di tempat, tidak jadi ingin pulang XD

“Lagi~” Yaah bocah mesum kembali lagi~ *plak!

“Apanya yang lagi?” dan bocah lola kambuh lagi~ #nangisdipojokan

Kyuhyun menunjuk bibirnya, Raena dengan santainya malah mencubit bibir Kyuhyun dan menolehkan kepala Kyuhyun ke arah gelas yang pecah gara-gara ulahnya tadi.

“Bersihkan itu dulu! Aku mau nonton Seung oppa lagii~ Seung oppaa~”

“Kim Raena! Jangan mulai!”

“Shireo!”

No other, yaa hanya itu yang ada dipikiran seorang Kim Raena. Sebanyak apapun namja yang masuk ke otaknya, tidak ada yang lain yang mau dia jadikan namja kesayangan selain kakeknya πŸ˜€

FIN

ff dan ending macam apa ini?! =___=”

maaf, lagi nggak tau mau posting apa, hhehehe.. mau ngetik yang ChaeSung, ide belum ada X( jadilah ngetik tentang dua makhluk ababil ini #nunjukkyu #nunjukdirisendiri

akhir kata, gomawo readers ^^

Advertisements