Tags

, , , , ,

Last Word Part 3

enjoy chinguu 🙂

“Angel-ah, ‘saranghae’ itu artinya…”

“Ani! ANGEL-AH!”

Sontak Kibum dan Angel pun menoleh, tangan Angel masih dalam genggaman Kibum.

“Kyuhyun-ah? waeyo?” Angel terkejut dengan kehadiran Kyuhyun. Kyuhyun yang melihat tangan Angel digenggam Kibum, langsung menghampiri mereka dan merebut tangan Angel.

“Ya! Kibum-ah! Kau terlalu lama meminjamnya! Annyeong!”

“K..Kyu! Chankamman!” Angel menghampiri Kibum yang masih terdiam lalu mengambil bunga yang tadi hendak diberikan Kibum kepadanya.

“Kibum-ssi, gomawoyo, bunganya cantik sekali! Ah iya, jangan lupa beri tau aku arti kata itu ya..annyeong” Angel membungkuk dan langsung menghampiri Kyuhyun yang daritadi memandang Kibum dengan tajam, dan Kibum menyadari itu. Kyuhyun dan Angel pergi meninggalkan taman menuju dorm, meninggalkan Kibum sendirian.

“haaah..dasar dongsaeng evil! Mudah sekali dipancing!” senyum Kibum mengembang lalu pergi meninggalkan tempat itu.

Author POV end

Kyuhyun POV

@Dorm Super Junior Aku menarik tangan Angel dengan kuat, dapat aku dengar keluhannya karena hal itu.

“Ya! Cho Kyuhyun! Berhenti menyeret-nyeret aku seperti kuda! Tanganku sakiiit..jebaal..” Aku berbalik dan memandangnya. Menatap matanya dalam, dan aku tau perbuatanku ini bisa membuat detak jantungku menggila!

“Ya! Angel Kim! Kau itu terlalu lama pergi! Sebagai hukuman, kau pergi belanja sana! Araseo?”

Aaaahhh babooo! Kenapa kata-kata seperti itu lagi yang kau ucapkan Cho Kyuhyun! Otakmu itu bilang kau menyuruhnya istirahat bukan malah menyuruhnya belanja!

Ku lihat Angel menatapku tidak percaya dan langsung pergi begitu saja dari hadapanku menuju pintu depan.

“Angel-ah!”

Wookie muncul dari belakangku dan menghampirinya.

“Oppa! Waeyo?” wajah Angel langsung berubah cerah ketika menghampiri Wookie, dan satu lagi. Angel memanggilnya ‘Oppa’?! kenapa denganku tidak?!

“Kau ingin pergi belanja kan? Kajja! Aku temani!” Wookie langsung menarik tangan Angel untuk mengikutinya keluar, dan sekarang mereka telah benar-benar pergi. Dan aku harus mengikutinya lagi!

Kyuhyun POV end

Angel POV

@MiniMarket

“Oppa! Kau mau tidak mengajariku hangul? Gantikan Kyu.. dia itu kasar sekali padaku..” rengekku pada Wookie Oppa. Ah iya, aku memanggilnya Oppa karena aku sering bercerita padanya. Dia orang yang bisa dipercaya bagiku.

“kau yakin? Bukankah itu caramu untuk dekat dengannya?”

Aku mengembungkan pipiku. Aku bingung, sepertinya usahaku untuk menjadi murid dadakan terbaik untuk Kyu itu gagal. Kyu tidak pernah memuji hasil belajarku sama sekali.

“Aiish Angel-ah! Mana semangatmu ketika kau bercerita padaku tentangnya hah? Fighting!” Ryeowook Oppa mengepalkan tangannya keatas. Aku pun mengikutinya, terbawa arus semangatnya ><

“Fighting!”

Kami berdua pun melanjutkan belanja. Ah! Kenapa tidak aku tanyakan saja arti kata-kata Kibum tadi?

“Oppa”

“ne?”

“arti ‘saranghae’ itu apa?”

“Buahahahaha!”

he? Kenapa Ryeowook Oppa tertawa? Apa ada yang lucu?

“Oppa..jebaal..aku penasaraan..” puppy eyes pun menjadi andalan. Dan Ryeowook Oppa pun berhenti tertawa, yaah walaupun masih cekikikan.

“hhaha.. Angel-ah, kau benar-benar tidak tau ya arti ‘saranghae’ itu?” Aku mengangguk pasti. Aku sangat penasaran dengan artinya, tadi sore Kibum mengucapkannya dengan sangat serius!

“Ne..ne.. arti ‘saranghae’ itu adalah..”

BUGH

Aish, Angel babo! Kau menabrak orang saking seriusnya memerhatikan Ryeowook Oppa!

“Angel-ah! Gwenchanayo?” Ryeowook Oppa langsung membantuku memunguti belanjaan kami yang berjatuhan. Orang yang kutabrak tadi diam saja. Dia hanya memerhatikan kami tanpa satu gerakan sedikit pun. Selesai membereskan belanjaan, aku langsung membungkuk minta maaf pada orang itu. Penampilannya sama seperti Ryeowook Oppa saat ini. Serba hitam!

“Mianhaeyo ahjussi.. aku tidak sengaja..mianhaeyo..” aku terus membungkukkan badanku. Ryeowook Oppa hanya diam memerhatikanku.

“Angel-ah, ayo kita lanjutkan belanja kita!” Ryeowook Oppa langsung menarikku menuju tempat barang lain.

“Angel-ah, kau mau tau kan arti ‘saranghae’ tadi apa?”

Ah! Iya! Aku sampai lupa akan hal itu!

“Ne Oppa! Ne! apa Oppa?”

“artinya itu adalah..”

SRET!

“OPPAAAAAA…HELP MEE..mphh!!”

Tidaaaaaak! Aku ditarik orang yang menabrakku tadi! Andwe! Aku tidak ingin diculik! Parahnya lagi belanjaan tadi masih ditanganku!

“Angel-aah! Belanjaannya belum dibayaaaar!!” Ryeowook Oppa mengejarku keluar. Tapi terlambat, dia dicegat oleh satpam minimarket tersebut! Tamatlah riwayatku!

Angel POV end

Ryeowook POV

Aish! Kyuhyun babo! Aku rugi tau! Aku terpaksa mengeluarkan uang 100.000 won daripada mereka meminta kartu tanda pengenalku! Aku pun teringat untuk member laporan kepada Leeteuk hyung, langsung saja aku mengambil handphone di saku celanaku dan meneleponnya.

“Yoboseo..hyung, aku rugi.. kau harus ganti!”

Ryeowook POV end

Kyuhyun POV

Lagi-lagi aku ‘menculik’nya, satu hari saja aku sudah menarik tangannya berkali-kali dengan kuat. Aku harap dia tidak kesal.

“mmpph!mmph!” Aigo! Aku lupa membuka bekapanku!

“hah..hah..Ya! kau! Ahjussi aneh! Kenapa kau menarikku hah!?” mata Angel yang bulat melolot kearahku. Tidak aku pedulikan omelannya kali ini. Aku ingin kami sampai terlebih dahulu ke dorm, lalu menjelaskan kepadanya. Aish! Apa yang mau aku jelaskan hah?!

@Dorm Super Junior

Kami sudah sampai di depan pintu dorm. Aku lihat mata Angel menatapku aneh.

“Kau.. kenapa kau kesini ahjussi aneh?” Ya ampun, yeoja ini! Aku pun membuka semua atribut menyamarku.

“Ya! Berhenti memanggilku ‘ahjussi aneh’!”

“Cho Kyuhyun?!” Lagi-lagi Angel menampakkan wajah tidak percayanya itu padaku.

“kenapa..kenapa kau menarikku lagi?” dengan pelan dia bertanya hal itu padaku.

“Ya! Tugasmu itu masih banyak! Aku capek! Pijiti aku ketika di dorm! Araseo?” Angel menatapku dalam. Tatapan sedihnya itu.. tolong jangan menatapku dengan tatapan sedihmu itu.. aku jadi merasa tambah bersalah!

Wajah Angel sudah memerah. Matanya yang bening itu mulai berkaca-kaca menatapku. Dan kemudian tangisannya pun pecah.

“Ya! Cho Kyuhyun babo!” dia langsung membuka pintu dengan kasar dan meletakkan belanjaannya tadi di atas meja, lalu langsung menuju kamarnya.

BLAM

Pintu kamarnya dibanting ketika menutup. Babo kau Kyu!

Kyuhyun POV end

Author POV

@Eunhyuk’s Room

“Aish, babo sekali Kyu itu!” Leeteuk mengintip dari balik pintu.

“hyung, pakai cara apa lagi?” Sungmin menghampiri Leeteuk yang sudah duduk di atas kasur Eunhyuk. Mereka semua tampak berpikir serius.

“Aha! Bagaimana kalau berikutnya Donghae hyung!” usul Kibum. Semua member mengangguk semangat.

“Ide bagus Kibum-ah! Dongsaeng pintar!” puji Leeteuk.

“Jadi, Donghae! Kau harus melakukannya dengan baik! Gunakan pesonamu itu! Araseo?” kor Sungmin dan Leeteuk.

“Ne… araseo! Itu mudaah..”

“Good! Team Matchmaker, Fighting!”

“Fighting!” kor semua member Super Junior, minus Kyuhyun yang sudah masuk kamar duluan.

Author POV end

*next morning*

Kyuhyun POV

Aku membuka kedua mataku pelan. Lapar sekali. Dari tadi malam aku tidak nafsu lagi untuk makan. Aku pun berjalan keluar kamar, dan ketika membuka pintu kamar, aku mendapati Angel sedang menyapu. Tapi dia tidak sendirian. Ada Donghae hyung yang menemaninya. Ingin sekali aku menariknya untuk menjauh dari Donghae hyung, tapi aku aku langsung teringat dengan kejadian semalam, yang membuat kami merasa canggung satu sama lain.

“Ah, Kyuhyun-ah..sudah bangun?” Donghae hyung menyapaku. Mataku dan mata Angel bertemu. Hening. Tidak ada kata-kata keluar dari mulutnya, senyum pun tidak.

“Ne hyung” aku menjawabnya lesu.

Aku langsung menuju dapur untuk mencari sesuatu yang bisa mengisi perut laparku ini, sekalian untuk menghilangkan stress ku.

Dari sini, aku dapat mendengar setiap percakapan Donghae hyung dan Angel. Semua Donghae hyung yang memulai, sedangkan Angel hanya menjawabnya dengan lesu. Tapi sebuah topik yang mereka bicarakan mengalihkanku dari roti yang sudah aku genggam.

“Angel-ah..would you be my..”

“HYUNG!”

Donghae hyung dan Angel pun menoleh kearahku yang masih menggenggam roti.

“ne? waeyo Kyu? Aih, kau ingin menjadi saksi ya? Araseo..” Donghae hyung menatap Angel.

“Okay, I’ll repeat it for you Angel-ah” Donghae hyung tersenyum kea rah Angel. Angel hanya menatapnya bingung.

“What would you say Oppa?”

‘Oppa’?! kenapa semua hyung-ku dia panggil ‘Oppa’ sedangkan aku tidak?! Aish!

“Angel-ah, saranghae, would you be my..mmph!” Mianhae Donghae hyung, aku menyumpal mulutmu dengan roti, aku harap kau sedang lapar. Aku pun langsung menarik tangan Angel, tapi kali ini pelan. Aku tidak ingin menyakitinya lagi.

”Ya! Cho Kyuhyun! Aku belum selesai bicara padanya!” teriak Donghae hyung setelah menghabiskan roti tadi, benarkan dia lapar.

“Kyu..ada apa lagi?” Angel berbicara sangat pelan. Aku hanya ingin membawanya ke kamarku. Bukan apa-apa, kalau keluar repot, kalau di ruang tengah atau ruang lainnya di dorm ini akan ada Donghae hyung, jadi aku pilih kamarku.

“ani..ikut saja” Angel hanya menurut.

Sampai di kamar, aku langsung mengunci pintunya.

“Angel-ah…pertama-tama, tenang saja, aku tidak akan macam-macam padamu”

“next”

“haah..yang kedua, aku minta maaf atas kejadian kemarin malam..mianhae..”

“ne.. araseo Kyuhyun-ssi”

“yang ketiga, PANGGIL AKU OPPA!” aku berlutut dihadapannya. Sebenarnya bukan ini tujuan utamaku, tapi ini juga penting!

“MWO?!”

“ne! HARUS! Aku iri!” rengekku padanya. Aku tau, dia tidak mungkin menolak yang satu ini.

“n..nee.. Kyuhyun Op..Oppa..” Angel mengucapkannya dengan malu-malu. Imut sekali ekspresinya itu.

“dan yang terakhir..”  aku berjalan mendekati Angel. Aku harap dia tidak mundur atau mendorongku kebelakang. Tenang saja, aku tidak akan macam-macam!

“he? Masih ada? Apa itu?”

“Saranghae”

TBC

huaaaaaaaa…. udah sekian lama nggak nulis ff jadinya gini deh –a

maaf ya chinguu lama nunggu nya >< tugas sekolah lagi mengila-gilanya! hhaha

diusahakan cepet deh lanjutannya 🙂

gomaw0 udah baca chinguu 🙂

komennya sangat diharapkan ><

Advertisements